Sudakah anda membaca koran hari ini, atau mendengar radio atau menyaksikan berita-berita melalui layar televisi, dan menyadari bagaimana dosa telah merusak hati manusia disegala sudut dunia ini. Sesungguhnya tanpa media masa atau media cetak atau media elektronik, sudah cukup banyak bukti pada kita, tentang pekerjaan setan yang merusak dunia dan manusia yang mendiami dunia ini. Untuk itu sesungguhnya sebuah buku kecil yang bernama “ALKITAB” telah menyatakan terlebih dahulu akan apa yang akan terjadi dengan dunia dan isinya termasuk manusia berakal budi yang telah menyalah gunakan kebebasan memilih pemberian Allah kepada mereka. Menyadari dimana banyak manusia yang telah salah menentukan jejak langka kakinya maka kami tergerak membuat tulisan berikut ini, yang terdiri dari beberapa bagian yang kiranya akan menolong pembaca menemukan kehendak Allah pada diri anda, karena anda adalah biji mata Tuhan yang sangat berharga dihadapanNya.
Penulis adalah seorang hamba Tuhan yang telah melayaniNya sejak menamatkan pendidikannya di bidang Theologia pada tahun 1974, dari Universitas Advent Indonesia, sebagai pendeta di Rumah Sakit, sebagai pendidik di Sekolah Lanjutan, sebagai direktur departemen dan gembala jemaat.

TAHUKAH ANDA BAHWA ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH YANG HIDUP

Rasa ingin tahu adalah sifat alami positif yang dimiliki oleh setiap manusia, yang nampak jelas contohnya pada seseorang pada waktu ia masih kanak-kanak. Seorang anak yang kecil misalnya, ia tidak tahu bahaya daripada air yang baru selesai dididihkan, sebelum ia berhasil menjangkau benda panas tersebut. Rasa ingin tahu akan memaksa sang anak untuk menjangkau benda panas tersebut, dan kemudian setelah ia merasakan panas benda tersebut barulah ia menyadari bahaya dari air yang baruh dididihkan.
Pernakah anda memiliki rasa ingih tahu yang mendalam untuk menyelidiki apa gerangan sesungguhnya isi Alkitab itu, sehingga telah membuat banyak manusia diatas dunia ini rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, harta bahkan jiwa raganya hanya karena isi dari buku kecil yang disebut ALKITAB? Ataukah selama ini Alkitab hanya merupakan bagian dari deretan buku-buku koleksi anda yang tidak pernah dijamah? Atau mungkin hanya digunakan sekali seminggu ketika anda kegereja, itupun hanya sekedar hiasan ditangan untuk menunjukkan bahwa anda adalah pelajar Alkitab, atau barangkali Alkitab itu hanya dijamah sekali dalam setahun ketika anda mengikuti kebaktian Natal atau kebaktian akhir tahun? Atau anda tergolong orang yang tidak menyukai isi Alkitab, sehingga tidak memiliki Alkitab?
Uraian singkat mengenai sejarah dan garis besar isi Alkitab berikut dibawah ini kiranya akan membangkitkan rasa ingin tahu anda mengenai isi Alkitab, yang kemudian saya percaya dengan rasa ingin tahu yang anda miliki maka terang FIRMAN TUHAN pada Alkitab akan menuntun anda memiliki RAHASIA AGUNG dan MULIA yang terdapat pada Alkitab anda.

Pertama, tahukah anda bahwa ....

  1. Untuk kurun waktu ribuan tahun lamanya, Firman Tuhan hanya diceriterakan dari mulut kemulut, mulai dari Adam diteruskan kepada keturunannya.
  2. Kurang lebih tahun 1500 STM, barulah buku yang pertama dari Alkitab yaitu buku “Kejadian” ditulis oleh Nabi Musa dalam bahasa Iberani.
  3. Kurang lebih tahun 100 TM, buku yang terakhir dari Alkitab yaitu buku “Wahyu” ditulis oleh rasul Yohanes, berdasarkan khayal yang ia terima selama masa pembuangannya di pulau Patmos.
  4. Alkitab dibagi atas dua bagian yaitu “Alkitab Perjanjian Lama” yang terdiri dari 39 buku yaitu buku ‘Kejadian’ sampai buku ‘Maleakhi’ dan ditulis sebelum Yesus Kristus dan bagian kedua adalah “Alkitab Perjanjian Baru” yang terdiri dari 27 buku yaitu buku ‘Matius’ sampai buku ‘Wahyu’ dan ditulis setelah Yesus Kristus.
  5. Alkitab ini ditulis oleh 44 orang dalam kurun waktu kurang lebih 1600 tahun, dan penulisnya adalah orang-orang yang berlatar belakang pendidikan dan status sosial yang berbeda-beda, misalnya ada dari mereka yang tadinya petani, gembala, nelayan, negarawan, raja, ahli medis, pemungut cukai dan lain sebagainya, namun keistimewaan dari Alkitab ini walaupun pendidikan serta status sosial penulisnya berbeda-beda dan penulisannya pada jaman yang berbeda pula, namun isinya tidak saling bertentangan satu dengan yang lain, bahkan saling menguatkan dan mencatat kegenapan nubuatan dari buku sebelunya yang mana kesemuanya memiliki satu tujuan yaitu menuntun manusia agar menemukan kebenaran yang sejati yang membawa kepada keselamatan kekal.

Kedua, tahukah anda akan ...

Rahasia mengapa isi Alkitab tidak saling bertentangan satu dengan yang lain sebagaimana disaksikan oleh beberapa penulis sebagai berikut:
  1. Raja Daud berkata :’Roh Tuhan berbicara dengan perantaraanku, firmanNya ada dilidahku.’ (2 Samuel 23 : 2).
  2. Nabi Yermia bersaksi: ‘Lalu Tuhan mengulurkan tanganNya dan menjamah mulutku. Tuhan berfirman kepadaku : “Sesungguhnya Aku menaruh perkataan-Ku kedalam mulutmu.” (Yermia 1 : 9).
  3. Rasul Yohanes berdasarkan khyal yang ia lihat menuliskan sebagai berikut: ‘Inilah Wahyu Yesus Kristus yang dikaruniakan Allah kepadaku.’ (Wahyu 1 : 1).
  4. Rasul Petrus bersaksi : ‘Sebab tidak pernan nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi didorong oleh Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. (2Petrus 1:21).

Ketiga, tahukah anda bahwa ....

Alkitab bagaikan obat yang mujarab, karena mempunyai khasiat yang ampuh untuk menyembuhkan manusia yang ditulari oleh penyakit dosa; mengapa?
  1. Rasul Paulus menuliskan dalam suratnya yang kedua kepada Timotius, pasal 3:16: “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki yang rusak dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” * Ayat diatas mengartikan bahwa Alkitab bagaikan guru yang bertugas untuk mengajar manusia, dari yang tidak tahu kepada yang tahu mengenai pengetahuan yang harus ia ketahui yaitu tentang ‘Kebenaran Yang Sejati’. * Ayat ini juga mengartikan bahwa Alkitab bagaikan alat deteksi yang canggih yang sanggup melihat sampai dalam lubuk hati manusia, tentang mana yang benar dan menunjukkan yang salah. * Demikian pula, Alkitab berfungsi sebhagai guru yang bukan saja mengajar dan menuntun muridnya, tetapi mengajarkan bagaimana memperbaiki kelakuan yang buruk serta mendidik manusia dalam kebenaran yang sejati itu.
  2. Raja Daud menuliskan dalam Kitab Mazmur 119 : 105, “Firmanmu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” * Alkitab bagaikan pelita yang menerangi jalan anda di kegelapan dunia yang telah dilumuri oleh dosa. * Alkitab bagaikan terang yang menuntun perjalanan anda agar tiba dengan selamat ditempat tujuan.
  3. Sebagai contohnya, Alkitab telah berhasil merobah kehidupan atau pandangan hidup yang salah pada masa yang silam dari seseorang yang kemudian membawa ia menuju kepada kebenaran yang sejati, misalnya kepada:
a. Nicodemus, seorang Farisi dan Pemimpin Agama Yahudi yang pernah datang kepada Yesus pada malam hari (Yohanes 3:1,2), telah bersedia merobah pandangan hidupnya setelah pertemuan dengan sumber Kebenaran yaitu Yesus Kristus. Nicodemus bersedia untuk dilahirkan kembali oleh Air dan Roh. Ia pada akhirnya menjadi salah satu pengikut Yesus yang berani menghadap Pilatus ketika murid-murid Yesus berada dalam krisis kepemimpinan dengan meninggalnya Yesus dan saat itu mereka diliputi dengan perasaan ketakutan. Nicodemuslah yang meminta agar mayat Yesus dikuburkan (Yohanes 19:39).

b. Saulus, seorang anggota Sanhedrin yang tadinya dengan bangga menjadi pemimpin penganiaya pengikut-pengikut Yesus (umat Kristen), tetapi dalam perjalanannya ke Damsyik ia telah bertemu dengan Yesus dalam penglihatan yang membutakan matanya. Ia kemudian bertobat dan dibaptiskan dan menjadi salah satu dari murid Yesus yang penuh dengan semangat penginjilan. Ia kemudian menghabisi sisa hidupnya hanya untuk INJIL. Ia terkenal sebagai rasul kepada orang kafir. Dan kalau tadinya ia ditakuti karena terkenal sebagai pemimpin penganiaya yang kejam, sekarang ia bersedia dianiaya. Ia pernah mendapat hukuman di cambuk, dipenjarakan, dan sebagai seorang tawanan, kapal yang ia tumpanginya karam, dan pada akhir hidupnya ia siap menghadapi kematian dengan cara kepalanya dipancung oleh Kaiser Nero yang terkenal sebagai orang yang kejam.

c. Zakeus, adalah seorang pemungut cukai yang curang, yang hidupnya sehari-hari hanya berhubungan dengan uang dan tipuan pajak terhadap rakyat. Namun bermula dengan rasa ingin tahunya yang begitu besar untuk melihat wajah Yesus, ia tidak menghiraukan status sosialnya. Rasa ingin tahu ini telah memaksa si orang pendek ini untuk memanjat pohon karena terhalang oleh orang banyak yang berdesak-desakan saat itu. Yesus yang mengetahui akan kebutuhan Zakeus yang sesungguhnya, pada hari itu mengajak Zakeus untuk turun dari pohon karena IA mau menginap dirumahnya. Kehadiran Yesus dirumahnya membuat Zakeus sadar akan kebutuhannya sesungguh yaitu bukan hanya sekadar melihat wajah Yesus atau menjamu Yesus dirumahnya, tetapi Yesus harus hidup dihatinya. Kesukaan akan kesediaan Yesus untuk berada dirumah Zakeus sangat terasa terhadap seisi rumah orang kaya yang kemudian menyadari akan dosanya, dan kemudian bertobat dan bersedia mengembalikan uang rakyat yang telah disalah gunakan. Yesus berkata : “Pada hari ini, ada keselamatan dirumah ini.” (Lukas 19 : 1 - 10).
 

Keempat, tahukah anda bahwa....

Penemuan penemuan Arkheologi yaitu penemuan akan benda-benda purbakala membuktikan akan kebenaran Alkitab dan penemuan itu antara lain:
  1. Penemuan Batu Moab (Moabite Stone) ditemukan pada tahun 1868 di Dibon, Jordan. Penemuan ini membuktiakan kebenaran ceritera Alkitab dalam II Raja-raja 1,3 yang menceriterakan adanya serangan orang Moab ke Israil.
  2. Penemuan Surat dari Lakhish (The Lachish Letters) yang ditemukan pada tahun 1932 - 1938, 24 mil sebelah utara Bersheba, menjelaskan adanya serangan raja Nebudadnesar dari Babilon ke Jerusalem pada tahun 586 STM.
  3. Penemuan akan gulungan-gulungan Kitab dari Laut Mati (The Dead Sea Scrolls) ditemukan oleh seorang anak gembala dengan tidak sengaja pada tahun 1948. Gulungan ini berisi semua bagian-bagian Perjanjian Lama kecuali buku Ester. Buku ini meneguhkan akuransi Alkitab. 4. Penemuan Batu Rosetta (The Rosetta Stone) dicatat pada tahun 1799, di Mesir, oleh ilmuwan Napoleon, yang ditulis dalam tiga bahasa--tulisan Mesir Kuno (hierogliphics), Demotic, dan Yunani. Penemuan ini mengungkapkan misteri pengertian tulisan Mesir Kuno. Pengertian tulisan Mesir Kuno membantu mempertegas keabsahan Alkitab.
Pembaca yang budiman; menyadari bahwa ALKITAB ....
  1. Adalah Kitab yang diilhamkan oleh Allah, dimana penulisnya hanya bertindak sebagai penulis yang menulis sesuai dengan apa yang dilihatnya.
  2. Adalah Kitab yang memiliki mutu yang tinggi dan isinya selalu sesuai disetiap zaman, walaupun usianya sudah mencapai kurang lebih 3500 tahun.
  3. Adalah Kitab yang dapat menuntun manusia kepada Keselamatan Kekal dan kebahagiaan hidup di dunia yang fana ini.
  4. Dapat merobah perilaku manusia dan pola pikir yang salah.
Marilah dengan rasa ingin tahu yang lebih mendalam lagi, serta penuh dengan kesungguh-sungguhan yang disertai dengan kerajinan dan ketekunan dibawah tuntunan Roh Suci, anda mulai dan terus menyelidiki akan isi Alkitab kalau benar demikian seperti apa yang difirmankan Allah. Jangan berhenti menyelidiki sebelum anda menemukan mutiara yang mahal harganya didalam Alkitab.

Bila anda mempunyai pertanyaan, hubungi kami: Pdt. A. M. Kalumbang.


GMAHK Jemaat Warakas, Jakarta-Indonesia.
copyright © 1999