"Mendapatkan Damai Pribadi dalam Ketegangan Sekarang ini" Khotbah #4 I. Illus: David Semands dalam bukunya yang berjudul "Healing Grace", ia menceritakan salah satu cerita kabar baik dan kabar buruk. Kali ini mengenai seorang petani yang telah mengalami beberapa tahun kegagalan pada ladangnya. A. Akhirnya, pada satu hari petani itu pergi ke kota untuk bertemu dengan manager banknya. 1. "Saya mempunyai beberapa kabar baik dan beberapa kabar buruk untuk anda", petani ini mulai berbicara. "yang manakah yang anda ingin dengarkan lebih dahulu?" 2. "Bagaimana kalau dimulaikan dengan yang buruk dulu, lalu kita selesaikan?, jawab manager itu. 3. "Baiklah. Karena musim panas yang panjang yang kita alami, dan akibatnya timbulnya inflasi pada harga2 di ladang, saya tidak dapat membayar apapun pada gadaian saya tahun ini. Baik pada pokoknya maupun pada bunganya." 4. "Wah, ini cukup buruk," kata manager bank itu. 5. "Hal ini bertambah buruk lagi", kata petani itu. "Saya juga tidak dapat membayar pinjaman saya yang saya gunakan untuk membeli mesin2, baik pokoknya maupun bunganya". 6. "Wah benar2 kabar buruk", jawab manager itu sambil mengeluh. 7. "Oh," jawab petani itu, "Lebih buruk lagi dari pada itu. Ingatkah anda pinjaman saya untuk membeli bibit, pupuk dan bahan2 lain, yah, saya tak dapat membayar pokoknya, juga bunganya". 8. "Wah itu menakutkan!" seru bankir itu. "Sudah cukup tentang berita buruk. Sekarang katakanlah berita baikmu!". 9. "Petani itu lalu mejawab dengan tersenyum, "Kabar baiknya adalah saya berniat untuk tetap menjadi menjadi mitra business anda!" B. Dengan teman yang seperti itu, siapa yang menghendaki musuh? C. Ah, bila saja kita dapat membalikkan meja pada cerita kabar baik kabar buruk ini sebentar saja, di tengah2 kabar buruk dunia kita yang sudah jatuh dan porak poranda, ada kabar yang baik sekali malam ini. Saya suka caranya Seaman menyampaikannya. "Kabar baiknya adalah . . . walaupun kita berada dalam keadaan moral yang sudah bangkrut total, Tuhan masih tetap mau berurusan dengan kita" (P 108). D. Saya suka itu. 1. Karena selama dua malam yang lalu kita telah mendengar Tuhan menyatakan, "Walaupun ada berita buruk, Aku bukanlah Tuhan yang harus di takuti, Aku adalah Tuhan yang ingin bersahabat!". 2. Ditengah segala berita buruk, kamu tak perlu lari dari daripada-Ku," seru-Nya b erulang ulang.di dalam buku-Nya, "Engkau dapat lari kepada- Ku". 3. Illus: Beberapa tahun yang lalu ketika saya masih remaja, suatu group penyanyi yang populer dari Australia dengan nama bee gees, mengarang dan merekam suatu lagu yang menjadi amat terkenal dengan judul 'Run to me" 4. Dengan cepat lagu itu menjadi lagu kesukaan para remaja. Sekarang ini Seseorang yang huruf S dalam kata Seseorang itu harus tulis dengan huruf besar, menyeruak masuk ke tengah2 umat manusia di dunia ini ketengah tengah kaum tua dan muda dengan berita yang amat baik dengan pesan yang serupa : "Datanglah kepada-Ku" 5. Illus: Dalam buku Matius 11:28 (p) a. Siapakah yang berbicara disini? Yesus Kristus. b. Hak apakah yang Ia miliki sehingga Ia dapat mengatakan "mewakili Allah? Baca ayat 27. c. I.e. Saya berbicara mewakili Allah , Bapa segala manusia. 6. "Datanglah kepada-Ku, dan Aku akan memberikan apa yang paling engkau rindukan. 7. Suku apapun, bangsa apapun, damai sejahtera adalah apa yang paling diinginkan oleh semua hati umat manusia. E. ULANGAN 1. "Datanglah kepada-Ku, datanglah kepada-Ku" suatu kabar baik, suatu undangan yang Allah tawarkan, suatu undangan PERSAHABATAN KEKAL bagi setiap pria dan wanita pada malam ini, itulah yang kita dapatkan pada MALAM PEMBUKAAN dalam seminar MILENNIUM BERIKUT. 2. Pada malam kedua menemukan bahwa walaupun Kasih Ilahi menawarkan perlindungan bagi setiap persahabatan , akan tetapi agar Kasih tetap berbentuk Kasih, kasih tidak hanya ,memberikan kepada kita hak untuk mengatakan "Ya", tapi ia juga memberikan hak kepada kita untuk mengatakan "Tidak". Karena kebebasan itu, dunia kita ini telah jatuh kedalam peperanga, kesakitan ketika malaikat yang terdekat dengan Allah telah berontak melawan Hukum Kasih-Nya yang Agung, dan menipu umat manusia agar mengikut dia dalam pemberontakan itu. Kita ikut. Tapi kabar baik, Allah sendiri telah datang dan hidup diantara kita, dan mati bagi kita, suatu bukti yang tak dapat dipungkiri bahwa walaupun secara moral kita sudah bangkrut, seperti sang petani, Allah berniat untuk terus melangsungkan persahabatan-Nya dengan kita! 3. Pada malam ketiga, kita menemukan bahwa Allah bukan hanya sahabat kita, tapi hukum-Nya juga dirancang untuk melindungi setiap persahabatan dan hubungan antar manusia yang kita amat hargakan. Allah yang penuh kasih menyediakan perlindungan yang amat kita butuhkan dalam setiap hubungan antar manusia. F. Tapi ceritanya belum selesai. Sayang sekali malam ini kita benar2 mempunya berita baik dan berita buruk. 1. Karena dalam 3 seminar sebelumnya pada umumnya kita telah mendapat berita baik, maka sekarang kita harus mendapat sedikit berita buruk. 2. Tidak seorangpun ingin merusak pesta. 3. Seperti apa yang sering dikatakan dalam mass media, "Telah tiba waktunya bagi kita untuk melakukan "pengecekkan kenyataan". 4. Kenyataan yang kita hadapi malam ini adalah benar benar "KABAR YANG TERAMAT BURUK!" II. Satu kalimat dalam buku Ezekiel cukup untuk menggambarkan KABAR YANG BURUK. a. Yehezkil 18:20 (p). 1. Buat apa menyiksa diri sembunyi2, Yezekil?, tidak. "Jiwa orang yang berdosa itu akan mati" 2. Titik. 3. Illus: Kata2 mutiara kecil ini sungguh amat benar. "Ada dua hal yang pasti dalam hidup ini, yaitu dematian dan pajak. 4. Urutannyapun begitu. Banyak orang dengan lihai dapat menghindari pajak, tapi tak seorangpun yang dapat menghindari kematian. 5. Itulah kabar yang teramat buruk tadi. dan dalam kalimat yang singkat dan sederhana tapitepat pada tujuannya, adalah merupakan suatu jaminan bagi setiap orang yang berdosa. 6. Illus: Saudaraku Greg yang juga adalah seorang pendeta di union College, Lincoln, Nebraska, mempunyai rasa humor plesetan yang tinggi, dan hal ini ia tularkan kepada saya. Namun saya masih tetap cinta padanya. a. Ia mengajarkan kepadaku bagaimana menikmati hasil karya kartunis yang pada beberapa waktu yang lalu amat populer di Amerika Serikat. Seorang muda yang bernama Gary larson, yang salah satu karyanya disebut The far Side, yang memiliki kemampuan untuk menangkap kebodohan dan kegilaan hidup manusia lewat mata dan bibir sapi, rusa dan juga beberapa binatang peliharaan. b. Greg dan saya suka singgah pada toko2 kartu di mal-mal dan menikmati kartu2 yang ada pada rak kartu THE FAR SIDE sambil tertawa gelak gelak. c. Gambar favorit kami adalah dua ekor rusa yang berdiri pada kedua kaki belakangnya seakan sedang berbicara seperti dua orang yang sedang berada didalam hutan. d. Satu diantara keduanya sedang memandang kedada temannya yang dipenuhi bulu dimana ada suatu gambar dengan warna2 yng mencolok yang merupakan target dengan lingkaran2 yang semakin kecil dengan lingakaran pusat tepat berada di jantung sang rusa. e. Rusa yang satu lagi melihat dan berkata, "Tahi lalat celaka, Hal.." f. Sangat beruntung menjadi seekor rusa yang bernama Hal, lahir dengan tahi lalat yang berbentuk target dengan pusat lingkarannya tepat berada pada jantungnya, anda akan menjadi buruan kesukaan para pemburu di hutan. "Tembaklah saya tepat di sini!" g. "Tahi lalat celaka!" 7. Yehezkil tidak dapat menjelaskan lebih jauh lagi, setiap jiwa yang berdosa telah diberi tanda dengan lingkaran merah tepatnya diatas jantung kita, seakan kita adalah sama dengan seekor bebek atau rusa yang tersedia untuk pemburu yang bernama kematian. 8. "Jiwa orang yang berdosa akan mati', bukannya mungkin atau bisa, atau barangkali, tetapi AKAN. B. Tapi setelah berita buruk itu sekali lagi datang beberapa berita baik. Kalau engkau tidak berdosa, maka engkau tidak akan mati. 1. Roma 6;23 (p) 2. Dosa harus mendapat upah, dan upahnya adalah maut, kematian yang kekal. 3. Tapi kabar baik ditengah kabar buruk itu, karena bila kematian itu adalah yang kau peroleh apabila berbuat dosa, maka sebaliknya apabila anda tidak berdosa maka anda tidak perlu mati bukan? 4. Tidak ada tanda lahir yang gila bagi anda!. 5. Bila .......anda tidak berbuat dosa. c. Jadi sekarang, berapa banyak diantara kita yang tidak pernah berbuat dosa, sehingga tidak memiliki tahi lalat celaka ini? 1. Maunya tidak usah ditanyakan pertanyaan ini. 2. Karena sekarang kita kembali ke beberapa kabar buruk. 3. Roma 3:23 9p) 4. Sadarkah anda berapa banyak yang termasuk didalam kata "semua"? 5. Sebenarnya lebih mudah bila pertanyaanya berbunyi, berapa banyak yang tidak termasuk didalam perkataan "Semua"? jawabnya, Nol. tidak seorangpun, tidak seorangpun yang luput! 6. Hal ini kalau titerangkan lagi berarti tidak seorangpun dari kita yang hadir pada malam ini yang sedang menyaksikan acara ini lewat layar elektronik, dan satelit global ini, semua kita, tak perduli bahasa atau budaya, umur atau jenis kelamin, pendidikan atau besar kecilnya pendapatan, atau alamat ataupun keturunan, agama ataupun filosofi, SEMUA KITA telah berdosa. 7. Hal ini berarti semua kita, sama seperti Hal, sang rusa malang tadi, yang memiliki lingkaran merah yang besar berbentuk target tepat diatas jantungnya, atau seperti bebek dan rusa, semua kita menjadi incaran sang pemburu yang bernama KEMATIAN. 8. "Jiwa orang yang berdosa akan mati. Karena upah dosa adalah maut. Dan semua kita sudah berdosa. D. Jadi apakah itu sebenarnya. Satu kata yang serupa dan tiga ayat yang kita baca tadi, Apakah dosa itu? 1. Ada satu definisi yang amat sederhana tentang "dosa" dalam Kitab ini yang membuka jendela dan memberikan gambaran yang memukau, saya akan bagikan bagi anda.!. 2. 1 Yohanes 3:4 9p) 3. Anda tidak dapat menuliskan definisi dosa yang lebih sederhana lagi daripada "Dosa adalah pelanggaran hukum". 4. Illus; Sementara itu, seperti apa yang sudah kita lihat pada ceramah kedua, perkataan inilah yang telah digunakan Sir Arnold Toynbee dalam meramalkan awal keruntuhannya sebuah pemerintahan. Hancurnya bukan dari luar tapi dari dalam. Petunjuk nomor enam ini bila kita perhatikan dengan teliti adalah sama pelanggaran hukum. 5. Contohnya, keadaan kehidupan pada planet kita malam ini adalah suatu bukti bahwa kita dalam keadaan berdosa, karena dosa itu adalah pelanggaran hukum. 6. Apa artinya itu? 7. Illus: Coba kita kembali sebentar ke seminar terakhir. Kita telah mempelajari bahwa pada jantung dari Hukum kasih Allah, -masih ingat?- pada jantung Sepuluh Hukum, sebenarnya adalah semua mengenai hubunan antar manusia. a. Mereka adalah gambaran dan perlindungan bagi setiap hubungan antar manusia, dan juga hubungan antara manusia dan Tuhan dan hubungan antara kita sendiri. b. Setiap hubungan interpersonal manusia telah dipromosikan dan dilindungi dalam Sepuluh hukum Tuhan. 8. Sekarang, kalau begitu ceritanya, yang berikut adalah, bahwa dosa atau pelanggaran hukum menjadi sesuatu yang merusak atau menghancurkan hubungan yang digambarkan pada jantung hukum itu. 9. "Dosa adalah pelanggaran hukum" Dan hukum adalah mengenai hubungan--semua hubungan--tetapi puncaknya adalah hubungan kita dengan Allah sendiri. E. Itulah sebabnya dosa tidak hanya tentang sakit hati yang kita cari sendiri, dosa adalah juga tentang hancurnya hati Allah (yang disebabkan oleh kita). 1. Baca Yesaya 59:1-3 (p) dan lihatlah gambaran lain tentang dosa. 2. Dosa (perhatikan dalam daftar pada ayat 3 dari Sepuluh Hukum) adalah apa saja yang memutuskan hubungan kita dengan Tuhan. 3. Perhatikan baik2, Bukannya Allah yang memutuskan saya dari pada- Nya, tetapi saya yang memutuskan Dia dari saya sendiri. 4. Bila anda berdosa, anda memutuskan hubunganmu dengan Allah. 5. Karena kitalah yang memutuskan hubungan kita dengan Allah, Kitalah yang membantingkan pintu kepadaNya, kitalah yang melarikan diri menjauhinya, kitalah yang menginjak potretnya III. Lalu apakah yang dilakukan Allah? Mengkebaskan debu dari tangan- nya dan menggerutu, "Relakan yang bagus bagi sampah busuk! A. Di sini ada lagi kabar yang lebih baik lagi untuk berita yang amat buruk B. Maukah anda melihat apa yang diperbuat Allah? Lihatlah apa yang diperbuat - nya pertama kali ketika kedua sahabat manusia-Nya berdosa dan memutuskan hubungan dengan-Nya. Kejadian 39p). 1. Kita membaca cerita yang tragis ini pada waktu yang lalu, cerita Adam dan Hawa, nenek moyang umat manusia yang ditipu oleh malaikat yang jatuh, untuk mengikutinya dalam pemberontakannya melawan Allah dan hukumnya. 2. Setelah melanggar hukum-Nya, Adam dan Hawa menampik persahabatan-Nya, memutuskan perhubungan dengan-nya dengan cara, melarikan diri menjauhi Allah. a. Contoh : Mereka mengambil potretNya dan melemparkannya ketanah kemudian lari, b. Tapi perhatikan baik2 response Allah, Sahabat dan Pencipta mereka. c. Baca ayat 8-9 d. Allah DATANG MENCARI ORANG2 YANG LARI DARIPADA- NYA. 3. Apa yang kita dengar pada mula pertama juga dapat didengar lewat lorong2 yang panjang dan sejarah penganiayaan manusia yang mengikuti Kejadian 3. 4. "Dimanakah engkau, dimanakah engkau, dimanakah engkau?" 5. Berulangkali di dalam Buku ini mendengung berulang ulang suara Allah mencari anak2Nya yang lari dan berontak. 6. Coba baca pesan nabi yang mana saja, bacalah cerita tentang pahlawan apa saja atau orang yang jahat di dalam Alkitab, dan di dalam ceritanya anda akan mendengar panggilan Allah yang datang pada senja yang sejuk, atau pada tengah malam yang gelap, atau pada terang siang yang menyilaukan, selalu selalu mencari kita, orang2 berdosa yang melarikan dri, pemberontak2 yang berdosa. C, Tapi tak cukup bagi Allah datang berlari lari mendekati kita, seperti yang Ia lakukan di Taman Eden. 1. Karena sekali ia sudah menemukan kita, apakah yang akan Ia lakukan? 2. Kita telah melanggar hukum Kasih-Nya yang Agung, Adam dan Hawa, Engkau dan saya. 3. Kita telah melemparkan potret-Nya dan meninggikan potret kita sendiri. 4. Kita telah melompat kekapal lain, kita sudah berpihak kepada yang lain. 5. Dan sekarang, dengan meniru musuh bebuyutan itu, kita sudah memuja diri kita sendiri. 6. Hal ini menempatkan Allah diantara tanduk2 dilemma yang amat berat. a. Ia tidak bisa meniadakan atau mengesampingkan hukum Kasih-Nya yang abadi, lebih daripada mengesampingkan dirinya sendiri. Mengapa Kasih ingin meenghindari Kasih? b. Tidak mungkin. Itu berarti Allah mencoba menghancurkan gambaran diri-Nya sendiri. c. Kalau tidak, akankah Ia membinasakan anak-nya yanag telah jatuh dalam penipuan sang musuh? d. Pilihan itu tidak dapat dibenarkan oleh Kasih. e. Jadi bagaimanakah Ia akan menyelamatkan kita dan pada waktu yang sama tetap meninggikan karakter Hukum-Nya? Bagaimanakah hukuman bagi manusia yang berdosa, bagaimanakah upah dosa bagi orang berdosa dapat dibayar? f. Dengan singkat, Bagaimanakah Allah dapat tetap setia kepada diri- Nya sebagai Allah atas Hukum dan pada waktu yang sama Ia adalah Allah yang benar bagi umat manusia/anak2Nya sebagai Allah yang penuh kasih? D. Pada senja yang sejuk di Taman, Kasih mengumumkan sebuah keputusan. E. Maka berita yang terburuk kini dipertemukan dengan "BERITA YANG TERBAIK" DIDALAM SEMUA ALAM SEMESTA. 1. BACA kEJADIAN 3:8-10 2. Sebelum kita sampai pada kabar baik itu, ada lagi kabar buruk yang tragis mengenai akibat dari semua dosa. DOSA MENANAMKAN DALAM DIRI KITA RASA TAKUT AKAN TUHAN. a. Dosa memutar balikkan kebenaran mengenai Tuhan Allah. Dosa menipu kita agar percaya bahwa Allah bukanlah Oknum yang dapatmenjadi sahabat kita. Allah adalah Oknum yang menakutkan. Allah bukanlah Oknum kepada siapa kita bisa mendapatkan perlindungan. Ia adalah oknum yang harus kita hindari. b. Maka jatuhlah Adam dan Hawa karena dustanya dosa, maka mereka lari menjauhkan diri dari Tuhan dengan penuh ketakutan. c. Sejak kejatuhan dan pelarian mereka, dosa telah menyebarkan dusta2 tentang Allah berbiliun biliun kali, berulang ulang. d. Illus: Saya telah berdiri di kuil2 suci di hampir semua agama yang ada di dunia dan secara katagori saya dapat mengatakan bahwa perbaktian semua agama2, termasuk agama Kristen, didasarkan atas rasa takut, dalam ketakutan. e. Karena walaupun kita sudah mencoba sekuat tenaga, dosa tetap saja memasukkan kedalam pikiran kita racun rasa bersalah dan ketakutan terhadap Allah. f. Bagi mereka yang takebur, usil dan tidak memperdulikan Allah serta mengatakan bahwa mereka itu bebas dari rasa takut terhadap Allah, kalau saja kebenaran bisa di buktikan, ini bisa, pernyataan sombong itu hampir selamanya merupakan suatu pengelabuan dan penyangkalan akan adanya rasa bersalah dan rasa takut didalam hati. g. Bersiul ditempat yang gelap untuk sementara mungkin mengangkat jiwa kita, tapi tidak pernah menghilangkan kegelapan! 3. Baca kembali ayat 10 4. Kata kata itu pasti menghancurkan hati Allah. Kata2 itu merupakan suatu pukulan yang lebih pahit dibandingkan dengan saat ketika kedua anak2-Nya yang baru saja diciptakan-Nya jatuh dalam rayuan desis dusta sang penipu, dan yang sudah menjatukan pilihan mereka dan janji setia bagi Setan dan sekarang dengan cepat mereka memantulkan sifat tuan mereka yang baru. 5. Dengan menolak Tuhan, mereka lari menjauh dari pada-Nya. F. Apakah yang harus dilakukan oleh Allah yang hancur hati? 1. Baca Kejadian 3:9-13 2. (ayat 11-- jubah kesucian yang terang itu sudah hilang, dan sekarang mereka ada dalan telanjangan dosa!) 3. Illus: Pernahkah anda perhatikan bahwa kita manusia sekarang ini seringkali bermain lempar2 kesalahan. a. Tidak suatupun kesalahan pada pihak kita. b. Illus: c. Itu kesalahan pemerintah, itu kesalahan guru2 negeri, itu kesalahan orang tua saya, itu kesalahan boss saya, itu kesalahan anak2 saya, itu kesalahan isteri saya, itu kesalahan orang2 kaya, itu kesalahan orang2 miskin, dan semuanya yang memuakkan. d.. Itu selamanya adalah kesalahan orang lain, benarkan? e. Dan kita selalu adalah korban yang kasihan terhadap diri sendiri, bukan? 4. Kejadian 3 dengan amat memalukan telah membuktikan bahwa kita sampai bersifat kita yang demikian secara alami dan jujur. 5. Dosa selalu mengakibatkan PEMBENARAN DIRI SENDIRI!. 6. Dosa menghancurkan gambar orang lain dan dengan cepat membangun kepala yang jelek itu untuk membenarkan diri sendiri terhadap kerusakan suatu hubungan. 7. Semua itu dimulaikan oleh Lucifer -- yang berdesis kepada Hawa, "Semua itu salahnya Tuhan!" 8. Dan sekali sudah diracuni oleh dosa yang mula2, Adam dan Hawa hanya dapat meniru tuan mereka yang baru.! 9. Maka datanglah Than kepada Adam, dan reaksi Adam untuk melindungi dirinya. Ya, Tuhan, perempuan itu, yang Tuhan berikan kepadaku, dialah yang memberi aku makan . . . (Adam amat kreatif, menyalahkan Tuhan dan Hawa dengan satu hembusan nafasnya). Seakan akan dia tidak mempunyai kontrol terhadap dirinya sendiri. Saya tidak percaya seorang pria yang mengatakan bahwa seorang perempuan yang menyebabkan ia berdosa. Bohong!.) 10. Tapi Allah memainkan peranan mengikuti dosa baru Adam, yang menonjolkan ke-aku-annya, lalu menoleh kepada hawa, dan sama seperti suaminya, iapun segera siap untuk bermain salah menyalahkan. Siapa, saya? Bukan, bukan saya, lalu siapa?' "Setan itu yang menyebabkan aku melakukannya!' 11. Allahpun memainkan peranan mengikuti dosa baru Hawa lalu bertanya kepada Ular, yang tidak perlu diperkenalkan kepada Tuhan, jadi Allah tidak lagi bertanya tentang setan. a. Adam dan Hawa dapat dibius dengan pikiran setan yang brilian. Allah membiarkan hal itu terjadi. b. Tapi baik Allah maupun Lucifer tahu bahwa Lucifer tidak dapat menyalahkan siapa siapa, kecuali menyalahkan dirinya sendiri atas kejatuhannya. c. Jadi Allah tidak lagi bertanya. Dengan tenang Ia membuat suatu pernyataan. d. Ketika Allah berbicara kepada ular, Ia, men-cap ular sebagai simbol setan yang telah menyusup dan menipu Hawa , dan untuk pertama kali dalam dunia ini mengumumkan suatu strategi Ilahi untuk menghadapi keadaan darurat bagi manusia. Baca ayat 14 dan 15. "Aku akan mengadakan satu ketidak serasian antara kamu berdua,Satan dan anak2Ku yang sudah berdosa, suatu permusuhan- suatu nurani yang akan melawan engkau, yang akan mengerakan didalam dirinya suatu peringatan bahwa mereka tidak ernah diciptakan untuk menjadi milikmu, -permusuhan- suatu perasaan yang dalam bahwa mereka dilahirkan menjadi anak2 Raja, bukannya budak2 iblis!" f. "Lebih dari itu, engkau akan menebarkan benih kejahatan dan pemberontakan di planet ini, tapi Aku akan mengirimkan Bibit, Benih dengan B-huruf besar, yang pada satu waktu akan ditanamkan pada rahim seorang perempuan - dan bila ia telah dewasa engkau akan mematuk tumit- Nya, engkau akan melukaiNya, - tapi Ia akan meremukkan kepalamu. Ia akan menghacurkan pemerintahanmu untuk selama lamanya!." G. Ketika Allah telah selesai berbicara, maka kisah dalam kejadian 3 berakhir dengan kalimat kias yang amat dalam yang memberikan petunjuk yang menakutkan mengenai apa yang harus dilakukan oleh Benih yang akan datang itu. Baca ayat 21. 1. Bagaimanakah, saya bertanya, bisa diperoleh pakaian dari kulit dalam taman Eden yang sempurna yang tidak ada kematian? Dimanakah Allah bisa mendapatkan kulit hewan untuk menutupi ketelanjangan Adam dan Hawa? 2. Jawabannya jelas, kematian pertama datang ketika hidup suatu makhluk tak bersalah yang harus dikorbankan agar dapat menutupi ketelanjangan dosa manusia. 3. Inilah kias, petunjuk tentang mahalnya harga yang Allah sendiri harus bayar agar dapat menebus kembali umat manusia. H. Jelasnya, satu milennium berikutnya, Ramalan ilahi yang tersurat dalam Kitab Kejadian pasal 3 diterangkan dengan nubuatan nabi Yesaya dalam bukunya pasal 53, yang ditulis pada tahun 700 BC. 1. Mengenai siapakah nubuatan kuno ini berbicara? 2. Baca aya 4-7 3. Siapakah Penderita, Korban, Domba kurban? 4. Siapakah ini yang bagi Siapa ayat 6 menjadi kenyataan?, "Dan Allah pun menimpakan semua dosa kita keatas-Nya." a. "Kejahatan" atau kata lainnya "dosa." b. "Dosa" yang berarti "pelanggaran hukum" c. "Dan Tuhan membebankan keatasNya "pelanggaran2 hukum" kita semua. d "Dan apakah hukuman atau upah dosa dan pelanggaran hukum? e. Kematian, kematian yang kekal" f. "DanTuhan pun telah meletakkah segala pelanggaran hukum kita semua ke atasNya". g. Berapa banyakkah orang yang sudah berdosa? berapa banyak manusia didalam sejarah planet ini memiliki target kematian tepat diatas jantung mereka? h. "Semua sudah berdosa" I. Ini berarti, "Allah telah meletakkan keatas-Nya pelanggaran hukum, dosa2 seluruhumat manusia". 5. Siapakah si Penderita ini?, siapakah Korban ini? domba kurban ini? 6. Kitab Penrjanjian Baru tidak meninggalkan sedikitpun keraguan tentang siapa nubuatan ini tertuju. 1 Petrus 2:21-25 (p) IV. Illus: Marilah bersamaku kepada saat dimana teror yang jelas terlihat, saat2 Kristus mati diatas kayu salib. A. Semua ini tercatat didalam empat Kitab Injil yang pertama dalam Kitab Perjanjian Baru. Tapi bacalah bersamaku dari kitab yang menceritakannya dengan amat dramatis dari keempat kitab tersebut, dalam Markus 15 (p) 1. Cerita ini tak dapat diperindah oleh penyair atau pembicara akhli manapun, kisah penyaliban Kristus harus dibaca saja. Baca ayat 23,24. 2. Saya sudah mendengar banyak jeritan manusia didalam hidupku. a. Saya sudah mendengar jeritan anak2 saya beberapa kali. b. Saya sudah dengar jeritan manusia dibalik pintu yang tertutup, saat saya melintasi lorong yang meragukan di rumah sakit. c. Tapi tidak pernah dalam hidup saya saya menyaksikan suatu jeritan penuh teror yang jelas "Oh TuhanKu, Oh TuhanKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" 3. Illus: Oh Saya sudah mendengar kata2 itu sebelumnya, "Tuhanku!" a. Bila suatu tragedy pesawat terjadi, dan pesawat naas itu jatuh kebumi beserta penumpangg2nya, maka team penyelidik akan segera mencari reruntuhan - keping pesawat dan berusaha mendapatkan kembali "kotak hitam" (Yang sebenarnya berwarna jingga.) b. Didalam kotak hitam itu terdapat rekaman hubungan radio antara pilot dan menara kontrol. c. Sebagai pengamat yang haus berita2 hangat, maka media masa akan melayani selera kita ini dengan memutar kembali rekaman2 akhir tersebut pada berita petang. c. Di sana di layar televisi, kita akan membaca kata2 yang dituliskan, kata2 terakhir yang diucapkan oleh pilot dan menara, . . . kata2 yang serangkali berakhir dengan, "Oh Tuhanku. . . . " kemudian terdengar "Klik" tanda pemutuhan hubungan itu kemudian saat2 fatal itu menyusul. 4. "Oh Tuhan, Oh Tuhan", itulah yang kita saksikan di sini, suatu jeritan, seruan yang penuh kepedihan menyusul suatu kematian? 5. Illus" Atau apakah itu jeritan rasa sakit manusia? Saya memegang satu kopi majalah Journal of American Medical Association, yang dikirimkan kepada saya oleh teman saya dr. Loren Hamel, dokter universitas ini, dengan catatan: "Dwight, saya rasa anda pasti tertarik dengan cerita utamanya. a. Tentu saja. Cerita utama pada sampul, adalah gambar Yesus dikelilingi oleh tentara2 Romawi, dan artikel didalamnya , "Kematian physik Yesus Kristus. b. Ditulis oleh 3 pengarang, dokter, pendeta dan pelukis anatomi, dan artikel itu dengan penyelidikan yang terperinci mempelajari saat2 24 jam terakhir dari kehidupan dan kematian Tuhan Yesus. c. Illus: Tujukkan di layar gambar yang digambarkan oleh artis dalam artikel itu. sementara saya mengutip konklusi tentang kematian yang disebabkan oleh faktor kejiwaan. "Penyebab kematian pada penyaliban yang sebenarnya disebabkan oleh banyak faktor2 yang bervariasi untuk tiap kasus, tetapi dua hal penyebab yang amat menonjol kemungkinan besar adalah shock karena berkurangnya volume darah dan kekurangan oksigen karena keletihan. Kemungkinan2 lain sebagai faktor penambah adalah kekeringan, ritme jantung yang tak beraturan yang disebabkan oleh stress dan penyakit gagal jantung dengan penumpukkan cairan pada rongga antara selaput pembungkus jantung dengan jantung itu sendiri, ataupun paru2 yang kemudian dirembesi cairan tubuh.. Penyebab utama pada kematian Jesus . . . kemungkinan . . . adalah suatu keadaan dimana jantung berdenyut tanpa ritme, yang jelas yang memberikan akibat fatal. (Dalam bahasa kedokteran disebut, "Ia Mati". 6. Tapi sebagaimana penyelidikan dalam tulisan ini, Alkitab mengatakan dengan amat jelas , bahwa kematiana Yesus adalah lebih dari peristiwa ilmu faal, ataupun anatomi! 7. Teror dari jeritan yang menyayat hati datang dari tengah kayu salib itu tak dapat dibisukan. 8. Karena sesuatu yang amat menakutkan dan memutuskan segala harapan dalam menghadapi yang sedang terjadi kepada hati Yesus. . 9. "Oh Tuhan mengapa Engkau meninggalkan Aku?" 10. Maka Tuhanpun memikulkan segala dosa kita kepadaNya. B. Sahabat2ku, horor dari rasa ditinggalkan di Kalvari itu adalah suatu kisah yang tiada tandingnya, dimana Allah sedang membayar harga yang amat tinggi bagi pelanggaran hukum, pemberontakan dari semua umat manusia yang berdosa, termasuk anda dan saya, dan Ia melakukannya untuk menyelamatkan kita semua!. 1. "Dosa adalah pelanggaran hukum" -- ini sudah kita pelajari. 2. "Dan semua telah berdosa dan sudah melanggar hukum," - - - semua kita sudah mengetahuinya. 3. "Dan upah dosa adalah maut, kematian yang kekal," demikian kata Alkitab. 4. "Jadi Tuhan telah meletakkan dosa semua kita keatasnya" 5. "Tuhanku, Tuhanku, mengapa Engkau meninggalkan Aku/" 6. Jeritan itu adalah tanda bukti yang cukup menyatakan bahwa Yesus mengalami teror dan horor dikayu salib disebabkan oleh akibat dosa yang memutuskan hubungan kita dengan Allah untuk selama lamanya. 7. DIDALAM PIKIRANNYA, pemutusan itu adalah total dan kekal selama lamanya. 8. Maka keluarlah dari bibirNya, jeritan yang menyayat kalbu itu, "Tuhanku, Tuhanku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" 9. Illus: Dengarkan kata2 yang menembus kalbu, dari cerita klasik tentang kehidupan Kristus: Seluruh hidupnya, Kristus telah membawa kabar baik bagi dunia yang berdosa, yang menerangkan Kasih Allah Bapa, dan pengampunanNya yang penuh Kasih. Keselamatan bagi penjahat yang paling jahat adalah temaNya. Tapi sekarang (diatas kayu salib) dengan beban yang amat berat yang dipikulNya, Ia tak dapat melihat Wajah Bapanya yang memancarkan sinar perdamaian. Penarikan sinar wajah Ilahi dari Juruselamat pada saat puncak penderitaannya, merupakan kepedihan yang meremukkan hatinya, adalah suatu duka yang tak akan pernah dimengerti oleh manusia. Ia takut kalau2 dosa itu begitu kejam dihadapan Tuhan sehingga dapat mengakibatkan perpisahan yang kekal antara Mereka" Desire of Ages p. 753) 10. "Oh TuhanKu, Oh TuhanKu, mengapa engkau meninggalkan Aku?" 11. Yesus tergantung di kayu salib percaya bahwa karena pilihanNya akan membayar upah dosa, Ia akan terpisah untuk selama lamanya dari BapaNya. C Hal ini bukan hanya berarti hanya Jesus yang membayar upah dosa dunia ini. 1. "Karena demikianlah kasih Allah akan dunia ini, sehingga dikaruniakanNya Anak-Nya yang tunggal itu", 2. Didalam jeritan nyata yang datang dari tengah2 kayu salib, kita mendengar misteri yang paling pekat antara dua hati yang hancur pada kayu salib yang satu itu! 3. illus: Dengarkan apa kata filsuf besar Jerman, Jurgen Moltman, menerangkan kebenaran yang dalam ini: "Anak itu menderita saat menjelang kematian, Bapa menderita kematian AnakNya. Duka Bapa disini adalah sama pentingnya dengan kematian yang diderita AnakNya. Perasaan kehilangan Bapa yang dirasakan oleh Anak ditandingi oleh perasaan seorang Bapa yang kehilangan Anaknya." (Allah yang tersalib). 4. Inilah kebenaran yang bersinar dari empat kata yang terdapat dalam 2 Korinti 5:9 -- (tampilkan pada layar) a. "Allah di dalam Yesus" b. Hanya empat kata, tapi dalamnya ada gambar yang menembusi kegelapan. c. Jangan pernah lupakan dua hati yang sama2 hancur diatas satu kayu salib itu. d. Karena di dalam Buku ini, anda tidak menemukan seorang Bapa yang marah yang mendapat teriakan Anaknya. e. Oh tidak, gambar mereka adalah identik, serupa dan benar2 sama. f. "Allah di dalam Yesus: 5. MENGAPA? Perhatikan kalimat selanjutnya (di layar) " telah mendamaikan dunia dengan diriNya sendiri.". a. Dengan bahasa yang sederhana berarti, Allah di dalam Kristus membujuk kembali anak2nya yang lari dari pada-Nya agr kembali ke haribaanya yang terbuka lebar" b. Allah didalam Kristus untuk memenangan anak2Nya yang berontak dan telah lari menjauhkan diri dari Tuhannya, agar kembali kedalam PERSAHABATANNYA yang abadi. 6. Untuk alasan itu, Allah datang kedunia ini didalam kristus, agar Ia dapat merelakan dirinya menyerahkan dirinya sebagai pembayar upah dosa atas pelanggaran hukum--Nya, yang dilakukan oleh anaknya yang berontak. 7. Di dalam Yesus, Allah turun kedalam kegelapan maut, kematian yang kekal!. D. Tapi anda berkata, "Tunggu, Yesus tidak mati dan untuk selamanya mati, sebagai upah dosa!. Akhirnya, bukankah ia berseru, "Sudah genap"? sebagai kata2Nya yang terakhir, "Bapa, kepadaMu Aku serahkan jiwaku"? Jadi bagaimana mungkin anda mengambil kesimpulan bahwa Ia membayar upah kematian yang kekal bagi dosa2 kita? 1. Suatu pertanyaan yang patut ditanyakan, dan saya harap saya dapat menjawabnya lewat satu kisah yang saya dengar ketika saya masih anak2. 2. Seorang anak laki laki sakit payah, begitu berat sakitnya sehingga dokter mengatakan bahwa ia akan mati bila tidak mendapatkan memberikan tranfusi darah yang typenya amat jarang ditemukan. 3. Seluruh anggota keluarga di periksa golongan darahnya dan mereka menemukan adik perempuannya adalah satu2nya yang memiliki golongan darah yang sama. 4. Mereka membutuhkan sumsum nya untuk menyelamatkan anak lelaki tadi. 5. Doktor2 menerangkan kepada orang tua keadaan darurat yang sedang terjadi dan bertanya kalau kalau anak perempuannya rela memberikan sebagian dari sumsumnya untuk saudara lelakinya yang sakit payah. 6. Ia tidak segera menjawab, pikiran kanak2nya bagaikan hilang dalam lamunan yang dalam. 7. Tapi akhirnya, ia menghadapi mereka kembali dan menganggukan kepalanya, . . . . Ia akan memberikan sumsum tulangnya kepada saudara lelakinya. 8. Ia dibawa kedalam kamar dirumah sakit dimana para akhli mempersiapkannya untuk mengeluarkan sumsum tulangnya. a. Mereka menerangkan dengan amat hati2 prosedur yang akan dilakukan, sambil menerangkan rasa sakit yang akan dideritanya pada saat2 pembedahan dan pengeluaran tersebut. b. Tapi hal itu sangat berharga, penting dan perlu, sehingga adik perempuan kecil ini memberikan persetujuannya dengan senyum. 9. Setelah saat2 yang terasa amat lama, sumsum tulang pemberi kehidupan telah dikeluarkan dari anak perempuan kecil itu, dan setelah dibalut dengan baik ia dibawa kepada keluarganya yang sedang menunggu. 10. Ketika ia diantar keluar, ia memandang wajah ayahnya sambil bertnya, "AYAH BILAKAH SAYA AKAN MATI?" 11, Untuk sesaat, ayahnya kelihatan bingung. 12. Dan kemudian seperti sambaran petir ia menyadari bahwa gadis kecilnya baru saja melewati suatu penderitaan mendermakan sumsum tulangnya, dengan percaya bahwa bila prosedur itu sudah selesai, ia akan mati!. 13. Dalam pikirannya, sesudah prosedur itu berlalu, ia akan mati. 14. Ketika ia mengatakan Ya,... itu berarti, YA, AKU AKAN MEMBERIKAN HIDUPKU BAGI SAUDARAKU. 15. Bapak2 dan ibu2 sekalian, saya mau bertanya, Apakah gadis kecil itu mati? 16. Oh ya, ia mati, bukan secara jasmani, tapi secara mental. Karena pada pikiranya, ia telah sudah siap memberikan hidupnya untuk menyelamatkan saudaranya. E. Didalam cerita ini, saya mendengar CeritaNya, cerita tentang Allah, Allah yang ditinggalkan diatas kayu salib, dan jeritan didalam kegelapan dankasih yang begitu dalam dan sempurna yang sudah mengambil keputusan , "Demi keselamatan mereka semua, Aku akan mati untuk selama lamanya. F. Itulah sebabnya diatas kayu salib, sahabatku, dosa kita dan keselamatan dari Tuhan di diperhitungkan dalan kebenaran yang paling dalam bahwa Allah mengasihi kita lebih daripada Ia mencintai diriNya sendiri. Tunjukkan gambar selanjutnya di layar.) 1. Ia membayar hukuman kita agar kita mendapatkan pengampunanNya. 2. Ia menderita kematian kita, agar kita mendapatkan HidupNya. 3. Ia memikul dosa2 kita agar kita mendapatkan KeselamatanNya. 4. Ini berarti, diatas salib Allah di dalam Yesus, mengambil kabar2 buruk agar kita boleh mendapatkan kabar baikNya, itulah kabar yang terbaik yang pernah kita dengar! . 5. "Karena demikianlah Allah mengasihi dunia ini sehingga dikaruniakanNya anakNya yang tunggal itu supaya barang siapa yang percaya akan Dia jangan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal." 6. Adakah kabar yanglebih baik dari pada itu? G. Maukah Anda bergabung dengan saya malam ini dalam satu pernyataan ucapan syukur kepada Allah yang telah meancintai saya dengan dalam, dengan mengangkat tangan untuk menjangkau Dia dengan doa, "Terima kasih Alalh, karena karunia Peresahabatanmu di dalam Jesus Kristus, aku menerima karuniaMu dengan ucapan syukur.' (Angkat tangan). H. Namun ada suatu potongan yang lebih kritis yang perlu diberikan, judul seminar besok:"Kebenaran Tentang Belang Macan Tutul." Bagaimana isi seminar ini, Anda diundang untuk menghadirinya. Sampai jumpa kembali.